Pages

Subscribe:

Minggu, 24 Februari 2013

Arsenal vs Aston Villa: Dua Gol Cazorla Menangkan The Gunners 2-1

Santi Cazorla memang seakan menjadi pembelian terbaik Arsenal musim ini. Cazorla memborong dua gol kemenangan 2-1 Arsenal atas Aston Villa pada lanjutan Premier League di Emirates Stadium, Sabtu (23/2/2013).

Pertandingan baru berjalan enam menit, Cazorla sudah membawa Arsenal memimpin. Mendapat bola dari Jack Wilshere di dalam kotak penalti, sepakan Cazorla sempat diblok pemain bertahan Aston Villa. Tanpa kompromi, bola pantul kembali ditendang Cazorla tanpa ampun.
Gol tersebut merupakan gol ke-10 Cazorla di Premier League. Torehan tersebut pun membuat Cazorla menjadi pemain Arsenal pertama yang mampu mencetak 10 gol pada musim perdana di Premier League sejak Thierry Henry (17 gol pada musim 1999/00). Tak hanya itu, Cazorla juga menjadi pemain asal Spanyol kelima yang bisa mencetak 10 atau lebih gol dalam satu musim Premier League.
Aston Villa sanggup memberi perlawanan ketat dan akhirnya berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-68 melalui tendangan keras Andreas Weimann. Dalam sebuah serangan balik yang cepat, Weimann menggiring bola dari tengah lapangan menuju kotak penalti Arsenal. Sambil dibayang-banyangi dua pemain bertahan Arsenal, Weimann melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang tidak mampu dihalau Wojciech Szczesny.
Cazorla layak disanjung sebagai pahlawan ketika kembali menaklukkan kiper Brad Guzan dari jarak dekat pada menit ke-85. Berawal dari umpan terobosan lambung Jack Wilshere, Nacho Monreal yang menyambut umpan tersebut langsung melepaskan umpan silang mendatar yang langsung disambar Cazorla.
Kemenangan ini menjadi obat yang melegakan setelah menelan dua kekalahan beruntun di Emirates Stadium. Tambahan tiga angka ini membawa Arsenal bertahan di peringkat kelima dengan 47 angka.

Minggu, 10 Februari 2013

Menang di kandang Sunderland

SUNDERLAND- Meski bermain 10 orang, Arsenal akhirnya mampu menundukkan tuan rumah Sunderland 1-0 pada lanjutan Premier League, Sabtu (9/2/2013). Satu-satunya gol Arsenal dicetak Santi Cazorla.
Kemenangan ini membuat Arsenel sementara nangkring di urutan ke-5 dengan nilai 44. Mereka menggeser Everton yang masih memiliki nilai 42. Namun, Everton belum menjalani pertandingan pekan ke-26.

Tuan rumah Sunderland langsung menggebrak dan mengancam gawang Arsenal. Pertandingan baru berlangsung semenit, Sunderland sudah mendapat peluang. Umpan silang  Craig Gardner ke depan gawang Arsenal berhasil ditanduk Alfred N'Diaye. Sayang, arah bola  terlalu melebar ke kiri dari gawang Wijciech Szczesny.

Namun, Arsenal segera bangkit. Bahkan, lambat laun Arsenal mampu mendominasi permainan. Setelah hanya mencetak peluang demi peluang, The Gunners akhirnya mampu membobol gawang Sunderland pada menit ke-35. Sebuah umpan Theo Walcott dipotong Santi Cazorla dengan kaki kirinya dan gol.

Sempat menekan beberapa kali, Arsenal masih gagal menambah gol. Sebaliknya, Sunderland yang lebih banyak mengandalkan serangan, juga belum mampu mencetak gol hingga babak pertama berakhir.

Di babak kedua, Sunderland mulai leluasa menekan Arsenal, setelah Carl Jenkinson terkena kartu merah pada menit ke-62. Ia melakukan pelanggaran kepada stephane Sessegnon. Kartu kuning kedua pun diberikan dan Jenkinson harus keluar.

Arsenal mulai kesulitan menahan gempuran-gempuran Sunderland. Bahkan, beberapa kali Sunderland mengancam gawang Arsenal. Meski begitu, Arsenal sesekali juga mengancam gawang lawan dan akhirnya mampu mempertahankan kemenangan 2-1 sampai pertandingan berakhir.

Susunan Pemain
Sunderland:
22-Simon Mignolet, 3-Danny Rose (15-David Vaughan 82), 6-Lee Cattermole (7-Sebastian Larsson 45), 8-Craig Gardner, 19-Titus Bramble, 4-Alfred Ndiaye (9-Danny Graham 68), 14-Jack Colback, 16-John O'Shea, 21-Adam Johnson, 26-Steven Fletcher, 28-Stephane Sessegnon

Arsenal: 1-Wojciech Szczesny, 3-Bacary Sagna, 8-Mikel Arteta, 17-Nacho Monreal, 25-Carl Jenkinson, 4-Per Mertesacker, 10-Jack Wilshere (2-Abou Diaby 50), 14-Theo Walcott (54-Ignasi Miquel 87), 16-Aaron Ramsey, 12-Olivier Giroud, 19-Santi Cazorla

Makna Victoria Concordia Crescit

Di kalangan supporter Arsenal serta Arsenalnya sendiri, kita sering kali mendengar VCC. Sebenarnya apa VCC itu? VCC adalah singkatan dari ‘Victoria Concordia Crescit‘ yang artinya “Kemenangan yang berawal dari keharmonisan“. Hal ini terungkap pada cara bermain Arsenal yang menjanjikan hiburan dan permainan yang cantik terhadap para penonton pertandingan Arsenal. Di lapangan, pemain Arsenal seperti sedang di panggung keindahan sepak bola yang tak kalah dengan FC Barcelona.
Semenjak kepergian dari generasi emas Arsenal seperti Thierry Henry, Dennis Berkamp (pensiun), Robert Pires, Freddie Ljungberg, Ashley Cole, Sol Campbell dll Arsenal kehilangan bintang-bintang yang mereka harap bisa membawa kembali piala juara Premier League, FA Cup, dan juga European Champions League yang belum sempat dimenangkan sekalipun oleh Arsenal. Namun sejak saat itu, Arsene Wenger mulai memaksimalkan potensi pemain mudanya dan juga mulai menerapkan permainan passing kerja sama yang sangat indah. Mulai dari generasi Cesc Fabregas, Robin van Persie, Theo Walcott, Carlos Vela, Emannuel Adebayor, Gael Clichy, Kolo Toure,dll, VCC sudah berbenak di hati para pemain Arsenal.
Sejak saat itu Arsenal memiliki perbedaan besar denga klub-klub lain yang hanya mengandalkan bintang dan uang dalam meraih kejayaan. Arsene Wenger dengan tangannya sendiri, serta dukungan dari fans dan usaha dari para pemain menjadikan Arsenal sebagai salah satu klub yang paling disegani di dunia. Arsenal membentuk bintang, bukan membeli bintang. Victoria Concordia Crescit, merupakan motto dan cara Arsenal untuk meraih kejayaan hingga saat ini. Bila suatu saat Arsenal menjadi juara, Arsene Wenger adalah salah satu tokoh perubahan sepak bola dunia.
Come on Arsenal! Glory Arsenal! Victoria Concordia Crescit!